Anggota VIP
Perincian produk
Latar belakang proyek: Sebelum tahun 2008, industri pulpa dan kertas China telah mengadopsi metode bisnis negara berkembang: pertama, mengandalkan tenaga kerja murah, dan kedua, mudah membangun kemitraan bisnis. Beberapa perusahaan Barat mendirikan pabrik di Cina untuk memproduksi produk murah untuk ekspor global. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak khawatir tentang kualitas produk yang diproduksi di China selama mereka dapat digunakan dengan baik dan cukup murah. Jika pelanggan menginginkan produk berkualitas tinggi, mereka harus menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli produk yang diproduksi di Eropa atau Amerika Utara. Ini juga merupakan alasan utama mengapa beberapa perusahaan Eropa dan Amerika dapat menghasilkan uang.
Dalam dua tahun setelah Olimpiade berakhir, industri kemasan kertas di Cina telah berubah. Dengan pengumuman akan fokus pada permintaan domestik dan meninggalkan pengejar pertumbuhan ekspor yang tinggi, China tidak lagi menjadi "pabrik murah di negara-negara Barat", dan industri kemasan juga berkembang ke arah yang lebih bersih, efisien dan lebih menguntungkan.
Untuk mempromosikan transisi industri yang lancar, China telah mengeluarkan serangkaian pendekatan strategis, yang paling menarik adalah memerintahkan penutupan beberapa "kapasitas tertinggal", yang bertujuan untuk memaksa beberapa pabrik kertas yang terletak di kota dan pinggiran kota yang polusi dan tidak efisien untuk menghentikan produksi, dan akhirnya mencapai tujuan untuk menghilangkan kapasitas tertinggal 6 juta ton dalam dua tahun ke depan. Perlu dicatat bahwa permintaan China untuk kertas meningkat pada tingkat 4 juta ton setiap tahun, dan untuk memenuhi pasar domestik sambil menghilangkan kapasitas produksi yang tertinggal, industri kertas China harus menambah kapasitas produksi 15 juta ton dalam beberapa tahun ke depan, yang membawa peluang bisnis besar untuk produsen peralatan kertas Eropa.
Pelanggan Eropa yang sebelumnya terbiasa membeli produk kemasan kertas dari Eropa dan Amerika Utara sekarang juga melihat produsen Cina sebagai pilihan yang baik. Bahkan, kecepatan transportasi, kualitas produk, dan nilai lingkungan telah menjadi faktor kunci dalam partisipasi perusahaan dalam persaingan global dan sangat penting untuk pengembangan industri secara keseluruhan.
Dalam dua tahun setelah Olimpiade berakhir, industri kemasan kertas di Cina telah berubah. Dengan pengumuman akan fokus pada permintaan domestik dan meninggalkan pengejar pertumbuhan ekspor yang tinggi, China tidak lagi menjadi "pabrik murah di negara-negara Barat", dan industri kemasan juga berkembang ke arah yang lebih bersih, efisien dan lebih menguntungkan.
Untuk mempromosikan transisi industri yang lancar, China telah mengeluarkan serangkaian pendekatan strategis, yang paling menarik adalah memerintahkan penutupan beberapa "kapasitas tertinggal", yang bertujuan untuk memaksa beberapa pabrik kertas yang terletak di kota dan pinggiran kota yang polusi dan tidak efisien untuk menghentikan produksi, dan akhirnya mencapai tujuan untuk menghilangkan kapasitas tertinggal 6 juta ton dalam dua tahun ke depan. Perlu dicatat bahwa permintaan China untuk kertas meningkat pada tingkat 4 juta ton setiap tahun, dan untuk memenuhi pasar domestik sambil menghilangkan kapasitas produksi yang tertinggal, industri kertas China harus menambah kapasitas produksi 15 juta ton dalam beberapa tahun ke depan, yang membawa peluang bisnis besar untuk produsen peralatan kertas Eropa.
Pelanggan Eropa yang sebelumnya terbiasa membeli produk kemasan kertas dari Eropa dan Amerika Utara sekarang juga melihat produsen Cina sebagai pilihan yang baik. Bahkan, kecepatan transportasi, kualitas produk, dan nilai lingkungan telah menjadi faktor kunci dalam partisipasi perusahaan dalam persaingan global dan sangat penting untuk pengembangan industri secara keseluruhan.
Penyelidikan online
